Picisan kosong
Beberapa bulan yang lalu gue ingin sekali menulis suatu picisan. Picisan sampah yang membuat semua orang bertanya apa maksudnya. Sama seperti yang orang lain tulis. Eh apa itu gue doang ya yang ga ngerti. Berkali-kali gue mencoba menulis picisan tapi selalu gagal *safe draft* mencoba nulis di kamar mandi yang katanya banyak inspirasi pun tak bisa. Jadilah tulisan semi sampah ini lagi.
Semua orang suka kisah picisan melebihi kisah-kisah lainnya. Walaupun terdengar terlalu 'drama' dan membosankan, kisah picisan tetap saja menarik. Tidak seperti kisah tupai dan kura-kura. Gue ga punya kisah picisan, cuma ada kisah lolen dan kapan atau tiga beluang kuning. Gue merindukan mereka yang setia mendengarkan cerita bunyu chan dan nenek buta.
Semua orang suka kisah picisan melebihi kisah-kisah lainnya. Walaupun terdengar terlalu 'drama' dan membosankan, kisah picisan tetap saja menarik. Tidak seperti kisah tupai dan kura-kura. Gue ga punya kisah picisan, cuma ada kisah lolen dan kapan atau tiga beluang kuning. Gue merindukan mereka yang setia mendengarkan cerita bunyu chan dan nenek buta.
Komentar
Posting Komentar